Sistem Contactless Akses Nirkertas Informasi Kesehatan (SCAN-INFO): Inovasi Digital Promosi Kesehatan Rumah Sakit Berbasis Barcode di RSUD Pambalah Batung

Contactless Paperless Access System for Health Information (SCAN-INFO): A Barcode-Based Digital Innovation for Hospital Health Promotion at Pambalah Batung General Hospital

https://doi.org/10.56303/jppmi.v5i2.1447

Authors

  • Muhammad Idham Azhari Rumah Sakit Umum Daerah Pambalah Batung Kabupaten Hulu Sungai Utara, Indonesia
  • Farida Evana Rumah Sakit Umum Daerah Pambalah Batung Kabupaten Hulu Sungai Utara, Indonesia
  • Syahrinawati Rumah Sakit Umum Daerah Pambalah Batung Kabupaten Hulu Sungai Utara, Indonesia
  • Fauzie Rahman Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Indonesia
  • Salsabila Arifa Unit Pengembangan Potensi Mahasiswa dan Alumni, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Indonesia
  • Kent Christoper Jangkang Program Studi Kedokteran Program Sarjana, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Indonesia

Keywords:

promosi kesehatan rumah sakit, inovasi digital, barcode, SCAN-INFO, edukasi kesehatan

Abstract

Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) di Indonesia masih didominasi media cetak yang memiliki keterbatasan daya tarik, sulit diperbarui, tidak interaktif, serta memerlukan biaya cetak berulang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan sistem edukasi kesehatan digital berbasis barcode sebagai inovasi pengganti media cetak di RSUD Pambalah Batung. Metode pengembangan inovasi SCAN-INFO (Sistem Contactless Akses Nirkertas Informasi Kesehatan) dilakukan melalui sembilan tahapan: identifikasi masalah, perancangan konsep, pengembangan platform website, digitalisasi materi edukasi, pembuatan barcode, penempatan di titik strategis rumah sakit, sosialisasi, implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan metode survei kepuasan pengguna dengan kuesioner skala Likert terhadap 100 responden (pasien, keluarga pasien, dan pengunjung) pada periode Januari–April 2026. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh aspek penilaian berada pada kategori "Sangat Setuju" dengan skor rata-rata antara 4,69 hingga 4,89. Inovasi ini juga berhasil menurunkan biaya pencetakan media edukasi dari Rp9.600.000 (2024) menjadi Rp2,4000,000 (2026) serta meningkatkan rata-rata kunjungan website dari 427 menjadi 521 kunjungan per bulan (peningkatan 22%). Disimpulkan bahwa SCAN-INFO merupakan inovasi yang efektif, efisien, dan ramah lingkungan dalam meningkatkan kualitas layanan informasi kesehatan di rumah sakit serta mendukung transformasi digital layanan kesehatan di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmed, W., Gupta, S., Pujari, B., & Panigrahi, R. (2023). Healthcare Education as a Mechanism for Advancing Patient-Centric Care Frameworks. Health Leadership and Quality of Life, 2, 317.

Badan Pusat Statistik Indonesia. (2025). Statistik Telekomunikasi Indonesia 2024. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Cook, L., Dermesropian, R., & Dulipsingh, L. (2021). Use of QR codes to provide patient education during the coronavirus disease 19 pandemic. Journal of Diabetes Science and Technology, 15(6), 1408–1409.

Darmayani, C. D., Kumboyono, K., & Nugroho, F. A. (2025). Effectiveness of Game Health Education Anemia (GHEA) Guided by the Health Belief Model on Improving Knowledge and Attitudes Toward Iron-Deficiency Anemia Prevention: A Quasi-Experimental Study. Journal of Applied Nursing and Health, 7(2), 670-685.

Estrela, M., Silva, R., & Lopes, F. (2023). Sociodemographic determinants of digital health literacy: a systematic review and meta-analysis. International Journal of Medical Informatics, 177, 105124.

Fischer-Suárez, N., Lozano-Paniagua, D., García-Duarte, S., Castro-Luna, G., Parrón-Carreño, T., & Nievas-Soriano, B. J. (2022). Using QR codes as a form of eHealth to promote health among women during a pandemic. JMIR Human Factors, 9(4), e41143.

Jack, K., Allen, U., Matthews, P., Elsharkawy, A., Ryder, S., Hendron, E., & Williams, S. (2026). The effects of multimedia education tools on patients' health knowledge: A systematic review and narrative synthesis. British Journal of Community Nursing, 31(1), 28-38.

Kemenkes RI. (2018). Peraturan Menteri Kesehatan No. 4 Tahun 2018 tentang Promosi Kesehatan Rumah Sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. (2023). Laporan kinerja 2023. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Khaer, A., Khoir, N., & Hidayati, Y. A. (2021). Senjakala media cetak: Tantangan jurnalisme cetak di era digital. TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora, 2(3), 324–331.

Mauro, M., Noto, G., Prenestini, A., & Sarto, F. (2024). Digital transformation in healthcare: Assessing the role of digital technologies for managerial support processes. Technological Forecasting and Social Change, 209, 123781.

Maria, K., Asmaningrum, N., & Fauziah, W. (2024). Edukasi berbasis video melalui barcode (EVIBAR) sebagai upaya peningkatan pengetahuan keluarga pasien di Paviliun Melati RSUD dr. Koesnadi Bondowoso (Video-based education through barcodes (EVIBAR) as an effort to increase knowledge of patient families at the Melati Pavilion of dr. Koesnadi Bondowoso Hospital). DEDIKASI SAINTEK: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 199–207.

Mancone, S., Corrado, S., Tosti, B., Spica, G., & Diotaiuti, P. (2024). Integrating digital and interactive approaches in adolescent health literacy: A comprehensive review. Frontiers in Public Health, 12, 1387874.

Nursahidin, Brajadenta, G. S., Jubaedah, S., & Fajarianto, O. (2023). Improving health clinic services through the application of QR code-based digital technology. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2), 697–700.

Rahimi, B., Nadri, H., Lotfnezhad Afshar, H., & Timpka, T. (2018). A systematic review of the technology acceptance model in health informatics. Applied Clinical Informatics, 9(3), 604–634.

Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). New York: Free Press.

Sugianto, Y., Kristiani, A., & Widyagdo, A. (2025). Pengaruh Penggunaan QR Code Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Ibu Hamil. Jurnal Kesehatan Gigi dan Terapan, 6(1), 81-86.

World Health Organization. (2021). Global strategy on digital health 2020–2025. Geneva: World Health Organization.

Ximenes, M. A. M., Fontenele, N. Â. O., Brandão, M. G. S. A., Lima, F. E. T., Ribeiro, S. G., Rebouças, C. B. A., Barros, L. M., & Caetano, J. Á. (2024). Effectiveness of information and communication technologies to improve the knowledge of hospitalized patients: Systematic review. Revista Cuidarte, 15(2), e3854.

Scan INFO

Published

2026-11-01

How to Cite

Azhari, M. I. ., Evana, F., Syahrinawati, Rahman, F. ., Arifa, S., & Jangkang, K. C. (2026). Sistem Contactless Akses Nirkertas Informasi Kesehatan (SCAN-INFO): Inovasi Digital Promosi Kesehatan Rumah Sakit Berbasis Barcode di RSUD Pambalah Batung: Contactless Paperless Access System for Health Information (SCAN-INFO): A Barcode-Based Digital Innovation for Hospital Health Promotion at Pambalah Batung General Hospital . Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 5(2), 646–657. https://doi.org/10.56303/jppmi.v5i2.1447

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)