WAGAS ANEMIA: Inovasi Berbasis Komunitas & Teknologi untuk Remaja Putri Bebas Anemia di Desa Sungai Durait Hulu

WAGAS ANEMIA: Community-Based Innovation & Technology for Anemia-Free Adolescent Girls in Sungai Durait Hulu Village

https://doi.org/10.56303/jppmi.v5i1.1021

Authors

  • Andini Octaviana Putri Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Neka Erlyani Program Studi Psikologi, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Anggun Wulandari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Fauzie Rahman Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Nur Laily Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Lia Anggraini Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Hadiannor Hadiannor Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Muhammad Andrian Agusetiawan Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Ahmad Navijay Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Lisa Salsa Billa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia

Keywords:

Anemia, remaja putri, Tablet Tambah Darah, edukasi kesehatan, komunitas

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan yang serius karena dapat menurunkan fungsi kognitif, produktivitas, serta meningkatkan risiko komplikasi reproduksi. Remaja putri rentan terhadap anemia akibat kehilangan zat besi selama menstruasi dan rendahnya pengetahuan tentang pentingnya zat besi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program WAGAS ANEMIA, inovasi berbasis komunitas dan teknologi, dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan anemia pada remaja putri di Desa Sungai Durait Hulu, Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Metode yang digunakan adalah program pengabdian masyarakat dengan pendekatan interaktif meliputi penyuluhan, video edukasi, diskusi kelompok, serta pendampingan sebaya (peer educator) untuk mendampingi konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Sebanyak 49 remaja putri mengikuti kegiatan ini. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test dan dianalisis dengan uji Wilcoxon serta korelasi Spearman untuk variabel demografis usia dan pendidikan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah penyuluhan, dari 65,3% menjadi 93,9% kategori baik, dengan nilai Z = -3,455 dan p = 0,001 (p < 0,05). Analisis korelasi menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara perubahan pengetahuan dengan usia (ρ = -0,043; p = 0,768) maupun pendidikan (ρ = -0,055; p = 0,701). Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas penyuluhan lebih ditentukan oleh kualitas materi, metode penyampaian, dan keterlibatan peserta daripada faktor demografis. Program WAGAS ANEMIA efektif meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai anemia. Strategi edukatif berbasis komunitas dan teknologi, disertai peer educator dan monitoring, menjadi pendekatan yang dapat direplikasi untuk menurunkan prevalensi anemia pada remaja putri di wilayah pedesaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/

Dheasya, W. P., & Nuradhiani, A. (2025). Penyuluhan “Ayo Cegah Anemia” (ACEMIA) untuk Remaja Putri di SMP Negeri 6 Kota Serang: Let’s Prevent Anemia’ (ACEMIA) Counseling for Adolescent Girls at SMP Negeri 6 Kota Serang. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 4(1), 19–23. https://doi.org/10.56303/jppmi.v4i1.233

Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. (2023). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj IP) Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2022. Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. (2024). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKj IP) Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2024. Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Fanny, L., Junadi, N. A., & Mas’ud, H. (2025). Iron Supplement Compliance, Nutrition, and Anemia in SMPN 33 Makassar. Media Gizi Pangan, 32(2), 35–43. https://doi.org/10.32382/mgp.v32i2.1614

Fayasari, A., Salsabila, A. R., Lutfiana, A., Nada, A. Q., Virginia, L. P., Yanti, M. P., Romadhona, N. A., Sulistia, P., Mariska, R., & Fauziah, R. (2023). Pencegahan Dini Anemia pada Remaja Putri Awal di SMP Al’Araf Indonesia melalui Edukasi dan Demo Masak CamilanTinggi Zat Besi. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 2(2), 112–117. https://doi.org/10.56303/jppmi.v2i2.183

Febrianti, K. D., Ayu, W. C., Anidha, Y., & Mahmudiono, T. (2023). Effectiveness of Nutrition Education on Knowledge of Anemia and Hemoglobin Level in Female Adolescents Aged 12-19 Years: A Systematic Reviews and Meta-Analysis: Efektivitas Edukasi Gizi Pada Pengetahuan Terkait Anemia dan Kadar Hemoglobin Remaja Putri Usia 12-19 Tahun: Tinjauan Sistematis dan Meta Analisis. Amerta Nutrition, 7(3), 478–486. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i3.2023.478-486

Fente, B. M., Asnake, A. A., Negussie, Y. M., Asmare, Z. A., Asebe, H. A., Seifu, B. L., Melkam, M., & Bezie, M. M. (2025). Estimating the impact of maternal anemia on low-birth-weight in Sub-Saharan African countries: Propensity score matching analysis. BMC Pregnancy and Childbirth, 25, 783. https://doi.org/10.1186/s12884-025-07923-3

Fitriani, D., Ma’rifatullah, F. R., Nurliah, N., Hernawati, H., Sari, Y. P., Ananda, A. S., Hapzah, H., Najdah, N., Yudianti, Y., Arief, E., Hasyim, M., & Nurbaya, N. (2024). Edukasi Gizi Seimbang pada Siswa SMA di Sulawesi Barat. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 3(2), 76–82. https://doi.org/10.56303/jppmi.v3i2.272

Kaur, N., Agarwal, A., & Sabharwal, M. (2022). Food fortification strategies to deliver nutrients for the management of iron deficiency anaemia. Current Research in Food Science, 5, 2094–2107. https://doi.org/10.1016/j.crfs.2022.10.020

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Buku Saku Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil dan Remaja Putri. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Koerniawati, R. D., Siregar, M. H., & Sartika, R. S. (2021). Hubungan Pengetahuan tentang Anemia dengan Asupan Zat Besi pada Ibu Hamil di Cadasari, Pandeglang. Jurnal Gizi Kerja Dan Produktivitas, 2(2), 61–68. https://doi.org/10.62870/jgkp.v2i2.13158

Kumari, R., Bharti, R. K., Singh, K., Sinha, A., Kumar, S., Saran, A., & Kumar, U. (2017). Prevalence of Iron Deficiency and Iron Deficiency Anaemia in Adolescent Girls in a Tertiary Care Hospital. Journal of Clinical and Diagnostic Research : JCDR, 11(8), BC04–BC06. https://doi.org/10.7860/JCDR/2017/26163.10325

Mayasari, N., Devita, H., & Utami, A. (2022). The Relationship of Knowledge About Anemia with Anemia Satus in Adolescent Women in SMA N 07 Padang. JURNAL IBU DAN ANAK, 10(2), 82–87. https://doi.org/10.36929/jia.v10i2.593

Nurbaya, Najdah, N., Irwan, Z., & Saleh, M. (2023). Peningkatan Pengetahuan Gizi dan Anemia pada Remaja melalui Pelatihan Pembuatan Media Promosi. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 2(1), 28–33. https://doi.org/10.56303/jppmi.v2i1.123

Suprapti, E., Hadju, V., Ibrahim, E., Indriasari, R., Erika, K. A., & Balqis, B. (2025). Anemia: Etiology, Pathophysiology, Impact, and Prevention: A Review. Iranian Journal of Public Health, 54(3), 509–520. https://doi.org/10.18502/ijph.v54i3.18244

Taufiqurrahman, T., Hafid, F., Mujayanto, M., Sumasto, H., Nuswantari, A., & Arifah, J. N. (2025). Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Anemia Melalui Edukasi Interaktif bagi Remaja Putri di SMP Negeri 2 Balerejo: Increasing Knowledge of Anemia Prevention Through Interactive Education for Young Women at SMP Negeri 2 Balerejo. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 4(2), 407–414. https://doi.org/10.56303/jppmi.v4i2.910

Tirtawati, G. A., Kusmiyati, K., Lontaan, A., Memah, H., Nuratni, N. K., Rahmadani, S., & Nurhamidah, N. (2023). Edukasi Kesehatan Tentang Manfaat Buah Naga Dan Anemia Serta Pemeriksaan Hemoglobin Pada Ibu Hamil Di Desa Kalasey Dua, Mandolang, Minahasa. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 2(2), 118–121. https://doi.org/10.56303/jppmi.v2i2.164

Yanisah, B. F., & Widati, S. (2023). Is Health Education On Anemia Increasing Iron Supplementation Consumption In Adolescent Girls? : A Systematic Review. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 11(1SI), 46–51. https://doi.org/10.20473/jpk.V11.I1SI.2023.46-51

Zakiah, S., Toaha, A., Abri, N., & Wahyutri, E. (2023). The Effect of Nutrition Education on Knowledge, Attitudes, and Iron Intake in Adolescent Girls. Journal of Health and Nutrition Research, 2(3), 131–139. https://doi.org/10.56303/jhnresearch.v2i3.174

jppmi

Published

2026-05-01

How to Cite

Putri, A. O., Erlyani, N. ., Wulandari, A., Rahman, F. ., Laily, N. ., Anggraini, L. ., Hadiannor, H., Agusetiawan, M. A. ., Navijay, A. ., & Billa, L. S. . (2026). WAGAS ANEMIA: Inovasi Berbasis Komunitas & Teknologi untuk Remaja Putri Bebas Anemia di Desa Sungai Durait Hulu: WAGAS ANEMIA: Community-Based Innovation & Technology for Anemia-Free Adolescent Girls in Sungai Durait Hulu Village. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 5(1), 438–446. https://doi.org/10.56303/jppmi.v5i1.1021

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)