Peningkatan Literasi Keuangan Digital melalui Implementasi Aplikasi SIAPIK pada UMKM dan Komunitas Budidaya Lobster Air Tawar di Surabaya
Improving Digital Financial Literacy through Implementation of SIAPIK Application in MSMEs and Freshwater Lobster Cultivation Communities in Surabaya
Keywords:
UMKM, Budidaya lobster air tawar, SIAPIK, Literasi keuangan digital, Pencatatan keuanganAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital dan optimalisasi pencatatan keuangan pada UMKM dan budidaya lobster air tawar melalui implementasi aplikasi SIAPIK. Mitra kegiatan adalah komunitas budidaya lobster air tawar dan UMKM di beberapa sektor usaha di Surabaya yang menghadapi permasalahan berupa pencatatan keuangan manual, rendahnya literasi keuangan digital, belum adanya pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha, serta kesulitan dalam menghitung biaya produksi dan keuntungan usaha. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan survei awal, pelatihan literasi keuangan digital yang dikemas melalui pre-test, penyampaian materi, pendampingan implementasi praktik penggunaan aplikasi SIAPIK, post-test, serta monitoring dan evaluasi. Evaluasi efektivitas kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test berbasis Kahoot untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari rata-rata nilai pre-test sebesar 75% menjadi 90% pada post-test atau meningkat sebesar 15%. Selain itu, peserta mampu melakukan pencatatan transaksi usaha secara digital dan lebih memahami pentingnya pemisahan keuangan usaha dengan keuangan pribadi. Pada mitra budidaya lobster air tawar, penggunaan SIAPIK membantu dalam melakukan pencatatan biaya pakan, penggunaan listrik, dan risiko kematian lobster yang sebelumnya belum terdokumentasi dengan baik. Hal ini membantu mitra dalam menghitung margin keuntungan usaha secara lebih akurat. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi SIAPIK tidak hanya meningkatkan literasi keuangan digital, tetapi juga mendukung pengambilan keputusan usaha berbasis data. Kegiatan ini menunjukkan bahwa implementasi SIAPIK efektif dalam meningkatkan literasi keuangan digital dan pengelolaan keuangan UMKM. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan konsistensi pencatatan keuangan bagi pelaku usaha sektor maritim dan lainnya
Downloads
References
Aribawa, D. (2016). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM di Jawa Tengah. Jurnal Siasat Bisnis, 20(1), 1–13.
Arikunto, S. (2018). Dasar-dasar evaluasi pendidikan (3rd ed.). Bumi Aksara.
Bongomin, G. O. C., et al. (2017). Financial literacy in emerging economies. International Journal of Bank Marketing.
Gherhes, C., et al. (2021). Digital transformation in SMEs. Technological Forecasting and Social Change.
Kasmir. (2019). Analisis laporan keuangan (12th ed.). Rajawali Pers.
Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2022). Laporan kinerja sektor perikanan dan budidaya tahun 2022. KKP RI.
Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2018). Intermediate accounting (17th ed.). Wiley.
Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.
Laudon, K. C., & Laudon, J. P. (2021). Management information systems: Managing the digital firm (17th ed.). Pearson.
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44. https://doi.org/10.1257/jel.52.1.5
Mulyadi. (2016). Sistem akuntansi (4th ed.). Salemba Empat.
Narsa, I. M., Widodo, A., & Kurnianto, S. (2012). Mengungkap kesiapan UMKM dalam implementasi standar akuntansi keuangan entitas tanpa akuntabilitas publik (SAK ETAP). Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 9(2), 204–214.
OECD. (2021). OECD SME and entrepreneurship outlook 2021. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/97a5bbfe-en
Putri, N. K., & Baridwan, Z. (2020). Digital accounting implementation for MSMEs sustainability. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 11(3), 677–691.
Romney, M. B., & Steinbart, P. J. (2018). Accounting information systems (14th ed.). Pearson.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tambunan, T. (2019). The performance of Indonesian SMEs during economic crises. LP3ES.
Wang, A. I., & Tahir, R. (2020). The effect of using Kahoot! for learning – A literature review. Computers & Education, 149, 103818. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2020.103818
World Bank. (2022). Digital transformation for small and medium enterprises in emerging markets. World Bank Group.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Ristanti Akseptori, Arfiana Dewi, Danis Maulana, Datice Anurahman, Dwi Ayu Indriyani, Chrisan Natalia Sitompul, Firna Maristha Prihardini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Most read articles by the same author(s)
- Arfiana Dewi, Putri Nur Rahayu, R. A. Norromadani Yuniati, Yesica Novrita Devi, Devina Puspita Sari, Friska Intan Sukarno, Anggrea Sekar, Azulfatun Khoiriyah, Pelatihan Pencatatan Transaksi Keuangan Dengan “SIAPIK” Pada UMKM Di Desa Kembangsri, Ngoro, Mojokerto , Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia: Vol. 4 No. 2 (2025)