Pencegahan dan Penanggulangan Kecacingan Melalui Kolaborasi Lintas Sektor di Sekolah Dasar
Worm Prevention and Control Through Cross-Sector Collaboration in Elementary Schools
Keywords:
Worms, elementary school children, Cross-Sector Collaboration, Sanitation, PHBSAbstract
Infeksi kecacingan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat pada anak usia sekolah, terutama di wilayah dengan sanitasi yang belum memadai. Meskipun program pemberian obat pencegahan massal (POPM) telah dilaksanakan dengan cakupan tinggi, kasus kecacingan masih ditemukan, menunjukkan adanya kesenjangan pada aspek perilaku dan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan deteksi dini, pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pencegahan kecacingan di SD 86 Tanjung Beringin, Kabupaten Rejang Lebong. Metode yang digunakan adalah intervensi terintegrasi berbasis sekolah dengan melibatkan sektor kesehatan, pendidikan, pemerintah daerah, dan institusi akademik. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober–Desember 2025 dan meliputi koordinasi dan advokasi lintas sektor, skrining kecacingan melalui pemeriksaan feses, pemeriksaan kadar hemoglobin, pengukuran status gizi (antropometri dan LILA), pemberian obat cacing, edukasi PHBS, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan prevalensi kecacingan sebesar 36,6% pada siswa, disertai masalah gizi berupa gizi kurang (26,4%), stunting (19,1%), dan anemia (6,4%). Skrining berhasil mengidentifikasi siswa berisiko yang memerlukan tindak lanjut. Selain itu, terjadi penguatan kapasitas guru dan UKS dalam edukasi kesehatan serta peningkatan komitmen lintas sektor dalam mendukung perbaikan sanitasi dan keberlanjutan program. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan terpadu berbasis sekolah yang mengombinasikan deteksi dini, edukasi, dan advokasi lintas sektor berpotensi meningkatkan efektivitas pencegahan kecacingan dalam mendukung pencapaian target Kabupaten Rejang Lebong Zero Kecacingan
Downloads
References
Asdjornsdottir, Kristjana H Means, A. R., Werkman, M., & Walson, J. L. (2017). Prospects for elimination of soil-transmitted helminths. Wolters Kluwer Health, 30(5), 482–488. https://doi.org/10.1097/QCO.0000000000000395
Astuti, E. P., Hendri, J., Yuliasih, Y., Sulaeman, R. P., Isnani, T., & Saputra, S. (2024). Prevalence and risk factors of soil transmitted helminth infections among school-aged children in Garut , Indonesia : Insights from a six-year deworming intervention. Asian Pacific Journal of Tropical Medicine, 17(April), 527–535. https://doi.org/10.4103/apjtm.apjtm
Aulia, A. H., & Suwanto, Y. A. (2024). Prevalensi Infeksi Kecacingan dan Stunting pada Balita di Kelurahan Sukorejo Gunungpati. BIOKATALIS: Jurnal Ilmu Biologi Dan Pendidikan Biologi, 1(2), 70–75. https://jurnal.unusultra.ac.id/index.php/biokatalis/index
Butar-butar, K., Julianto, E., Pinta, P., & Sinurat, O. (2021). Hubungan Infeksi Soil Transmitted Helminths ( STH ) dengan Status Gizi dan Anemia. Jurnal Kedokteran Methodist, 14(2), 60–68. https://ejurnal.methodist.ac.id/index.php/jkm/article/view/1344
Coffeng, L. E., Vaz Nery, S., Gray, D. J., Bakker, R., de Vlas, S. J., & Clements, A. C. A. (2018). Predicted short and long-term impact of deworming and water, hygiene, and sanitation on transmission of soil-transmitted helminths. PLoS Neglected Tropical Diseases, 12(12), 1–17. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0006758
Damayanti, P. (2025). Hubungan Infeksi Cacing Soil-Transmitted Helminths Dengan Status Gizi dan Anemia pada Anak Sekolah Dasar Correlation Between Soil-Transmitted Helminth Infections with Nutritional Status and Anemia in Elementary School. JK Unila, 9(1), 38–43.
Fajriansyah, A. (2025, September 17). Dua Balita Cacingan Parah di Bengkulu, Lebih dari Sekadar Masalah Kemiskinan. Kompas.Com. https://www.kompas.id/artikel/dua-balita-cacingan-parah-di-bengkulu-bukti-kurangnya-perhatian-pemerintah
Freeman, M. C., Akogun, O., Belizario, V., Brooker, S. J., Gyorkos, T. W., Imtiaz, R., Krolewiecki, A., Lee, S., Matendechero, S. H., Pullan, R. L., & Utzinger, J. (2019). Challenges and opportunities for control and elimination of soil-transmitted helminth infection beyond 2020. PLoS Neglected Tropical Diseases, 13(4), 1–10. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0007201
Halimatussa’diah, & Ervan. (2022). Kecacingan dan Pengetahuan Orang Tua sebagai Faktor Kejadian Anemia Defisiensi Bessi pada Anak-anak Sekolah Dasar Kota Bengkulu. Jurnal Fatmawati Laboratory & Medical Science, 1(1), 22–30.
Hidana, R., Nababan, D. L. L. P., Ridwan, M. R., Fajar, A., Pertiwi, I. P., M, N. K. Y., Subkhi, M. U., & Marcellino, M. (2025). Peran Status Zat Besi Dan Gizi Makro-Mikro Sebagai Determinan Risiko Infeksi Cacing Usus ( STH ) Pada Anak Di Daerah Endemis. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(3), 946–957.
Ismawari, I., Fauziah, S. N., Rifatul, M., Lufar, N., Alhuda, N., & Papilaya, M. (2025). Stunting (A. G. Baeda (ed.)). Perkumpulan Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan Progres Ilmiah Kesehatan.
Kemenkes RI. (2025). Survei Status Gizi Indonesia 2024 dalam Angka.Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Lailatusyifa, N., Ayu, R., Sartika, D., & Nuryati, T. (2022). Determinan Kejadian Kecacingan pada Siswa SD. K / Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(1), 57–67. https://doi.org/10.33221/jikm.v11i01.1007
Lestari, D. L. (2022). Infeksi Soil Transmitted Helminths pada Anak. Scientific Journal, 1(6), 426–436. http://journal.scientic.id/index.php/sciena/issue/view/6
Luh, N., Indraswari, A., & Tiku, M. (2024). Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS ) Dalam Pencegahan Kecacingan Pada Siswa SD Negeri Pampang Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. Jurnal Sulolipu : Media Komunikasi Sivitas Akademika Dan Masyarakat, 24(1), 157–162.
Magfirah, I., Hadi, S., Dwiyanto, A., & Samosir, P. (2025). Hubungan penyakit kecacingan dengan prestasi belajar pada anak sekolah dasar. Holistik Jurnal Kesehatan, 19(6), 1404–1410. https://doi.org/10.33024/hjk.v19i6.746
Maliga, I., & Hamid, A. (2019). Analisis Permasalahan Saitasi pada Desa kukin Kecamatan Moyo Utara. Media Ilmiah Teknik Lingkungan, 4(2), 51–57.
Nurzanah, T. N., Wispriyono, B., & Athena. (2020). Sanitation and Drinking Water in Urban and Rural Areas in Bengkulu Province (Analysis of Village Potential Data 2018). Jurnal Ekologi Kesehatan, 18(3), 159–170.
Owa, K., Tokan, P. K., & Bedho, M. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak prasekolah di Kabupaten Ende. Holistik Jurnal Kesehatan, 17(9), 859–869. https://doi.org/10.33024/hjk.v17i9.12810
Pratiwi, E. E., & Sofiana, L. (2019). Kecacingan sebagai Faktor Risiko Kejadian Anemia pada Anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 14(2), 4–9. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jkmi, jkmi@unimus.ac.id
Pullan, R. L., Halliday, K. E., Oswald, W. E., Mcharo, C., Beaumont, E., Kepha, S., Witek-McManus, S., Gichuki, P. M., Allen, E., Drake, T., Pitt, C., Matendechero, S. H., Gwayi-Chore, M. C., Anderson, R. M., Njenga, S. M., Brooker, S. J., & Mwandawiro, C. S. (2019). Effects, equity, and cost of school-based and community-wide treatment strategies for soil-transmitted helminths in Kenya: a cluster-randomised controlled trial. The Lancet, 393(10185), 2039–2050. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(18)32591-1
Rifai, Y., & Fahmi, N. (2020). Prevalensi Infeksi Kecacingan Soil Transmitted Helminths ( STH ). Proceeding 1 St SETIABUDI – CIHAMS.
Rismayani, B., Akbar, H., Kaseger, H., Astuti, W., Kuna, R., Mokoagow, A., Mokodongan, M., Kesehatan, I., & Medika, G. (2025). Pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun ( CTPS ) sebagai Upaya Preventif terhadap Penyakit Kecacingan pada Anak Sekolah Dasar SDN 10 Bintauna. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(2), 1829–1835. https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb
Silva, N. R. De, Brooker, S., Hotez, P. J., Montresor, A., Engels, D., & Savioli, L. (2003). Soil-transmitted helminth infections : updating the global picture. TRENDS in Parasitology, 19(12), 547–551.
Supandi, H. (2025, October 9). Bocah 6 Tahun di Rejang Lebong Positif Alami Cacingan, Korban Sudah Membaik Baca artikel detiksumbagsel, “Bocah 6 Tahun di Rejang Lebong Positif Alami Cacingan, Korban Sudah Membaik” selengkapnya https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8150874/bocah-6-ta. Detiksumbagsel.
Triani, E., Susana, Y., Bedah, S., Djati, A., Wardiyah, H., Triana, R., Sanggul, A., Ronny, Asni, E., Rusjdi, S., & Annida. (2025). Epidemiologi penyakit tropis terabaikan. PT MAFY MEDIA LITERASI INDONESIA.
Wahdini, S., Bellarosa, D., & Sungkar, S. (2022). Prevalence of Intestinal Helminth Infection among Rural and Urban : School-based Study. EJKI, 9(3), 187–191. https://doi.org/10.23886/ejki.9.59.187
Wei, D., Brigell, R., Khadka, A., Perales, N., & Fink, G. (2019). Comprehensive school-based health programs to improve child and adolescent health : Evidence from Zambia. PLoS ONE, 14(5), 1–15. https://doi.org/https://doi.org/10.1371/journal. pone.0217893
Werkman, M., Wright, J. E., Truscott, J. E., Oswald, W. E., Halliday, K. E., Papaiakovou, M., Farrell, S. H., Pullan, R. L., & Anderson, R. M. (2020). The impact of community-wide, mass drug administration on aggregation of soil-transmitted helminth infection in human host populations. Parasites and Vectors, 13(1), 1–12. https://doi.org/10.1186/s13071-020-04149-4
WHO, UNICEF, U. (2021). Making every school a health- promoting school: implementation guidance. World Health Organization.
WHO. (2020). Soil Transmitted Helminth Infections. https://www.who.int/news-room/fact- sheets/detail/soil-transmitted-%0Ahelminth- infections. 2020.
WHO. (2023). Soil-transmitted helminth infections: Key facts. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. (2021). Making every school a health-promoting school. Geneva: World Health Organization.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Demsa Simbolon, Yenni Okfrianti, Deri Kermelita, Darwis Darwis, Leli Mulyati, Rustam Aji Rochmat, Nur Elly, Sahidan Sahidan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Most read articles by the same author(s)
- Darwis Darwis, Ismiati Ismiati, Dino Sumaryono, Reny Suryanti, Pemberdayaan Remaja sebagai Peer Educator dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi di Kelurahan Anggut Atas, Kota Bengkulu , Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia: Vol. 4 No. 2 (2025)
- Demsa Simbolon, Daffa Arya Pradana, Desty Syaefatul Nazilah, Eka Hariani Hakiki, Fenti Nirmalasari, Frischa Efita, Khairunnisak Walfitri, Kurnia Dwi Rezki, Miftahurrohmah Miftahurrohmah, Nadia Vykhanza, Sherly Martcela, Ulfa Oktaviani Putri, Winda Regita Puspita Sari, Efektivitas Pendampingan Keluarga dan PMT Berbasis Pangan Lokal Terhadap Perilaku Ibu dan Status Gizi Balita Wasting di Puskesmas Kuala Lempuing , Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia: Vol. 5 No. 1 (2026)
- Ismiati Ismiati, Darwis Darwis, Dino Sumaryono, Reny Suryanti, Scale-Up Perilaku Sehat Remaja Melalui Penguatan Posyandu Remaja dan Peer Educator Terkait Germas, PTM, Imunisasi, dan Kesehatan Reproduksi , Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia: Vol. 5 No. 1 (2026)






