Pelatihan dan Penguatan Kapasitas Masyarakat Desa Karuing dalam Penerapan Standar One Health pada Ekowisata Sehat

Training and Capacity Building for the Karuing Village Tourism Hub in the Implementation of One Health Standards in Healthy Ecotourism

https://doi.org/10.56303/jppmi.v5i2.1648

Authors

  • Adventus Panda Program Studi Biologi, Universitas Palangka Raya, Palangka Raya, Indonesia https://orcid.org/0000-0003-3565-9545
  • Trilianty Lestarisa Program Studi Pendidikan Dokter, Universitas Palangka Raya, Palangka Raya, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-3926-2652
  • Petrus Poerwadi Program Studi Bahasa Indonesia, Universitas Palangka Raya, Palangka Raya, Indonesia
  • Yosua Yosua Program Studi Magister Pendidikan Biologi, Universitas Palangka Raya, Palangka Raya, Indonesia

Keywords:

Ekowisata, One Health, Orangutan, Zoonosis, Taman Nasional Sebangau

Abstract

Kawasan Punggualas di Taman Nasional Sebangau memiliki potensi ekowisata yang tinggi, namun dihadapkan pada ancaman degradasi habitat dan risiko penularan zoonosis akibat interaksi manusia dan orangutan serta satwa liar lainnya. Sebagai desa penyangga kawasan tersebut, Desa Karuing menjadi lokasi krusial untuk mitigasi risiko ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mewujudkan ekowisata yang aman, sehat, dan berkelanjutan dengan melibatkan 14 orang anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengarusutamakan konsep One Health guna mewujudkan ekowisata yang aman, sehat, dan berkelanjutan di Desa Karuing, Kabupaten Katingan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi partisipatif, pelatihan mutu layanan dan Standard Operating Procedure (SOP) One Health, serta pendampingan dan perbaikan berkelanjutan. Efektivitas intervensi dievaluasi melalui instrumen pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank dan Normalized Gain (N-Gain). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan secara statistik pada pemahaman peserta (p < 0,001) dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,81 (kategori Tinggi). Peningkatan kompetensi paling masif terjadi pada konsep observasi non-invasif dan literasi zoonosis terbalik. Kesimpulannya, intervensi edukasi dan penyusunan SOP terintegrasi kesehatan satwa-manusia berhasil meningkatkan kapasitas pengelola wisata. Rekomendasi ke depan difokuskan pada penguatan simulasi mitigasi dampak ekologis praktis di lapangan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ancrenaz, M., Gumal, M., Marshall, A. J., Meijaard, E., Wich, S. A., & Husson, S. (2016). Pongo pygmaeus ssp. pygmaeus. The IUCN Red List of Threatened Species 2016: e.T39781A17990445. http://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2016-1.RLTS.T39781A17990445.en (Vol. 8235). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2016-1.RLTS.T39781A17990445.en

Aprianto, P., Amelia, V., & Firlianty, F. (2022). Potensi daya tarik obyek ekowisata kawasan Punggualas di Taman Nasional Sebangau. Journal of Environment and Management, 3(3), 186–194. https://doi.org/10.37304/jem.v3i3.5524

Fadhella, R., Kharin, B. Des, Kefi, P. S. D., & Rahmanita, M. (2023). Peran dan Pengelolaan Ekowisata Satwa Liar Non Penangkaran Kawasan Punggualas di Taman Nasional SebangauKabupaten Katingan. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 28(1), 100–112. https://doi.org/https://doi.org/10.30647/jip.v28i1.1675

Ghai, R. R., Wallace, R. M., Kile, J. C., Shoemaker, T. R., Vieira, A. R., Negron, M. E., Shadomy, S. V., Sinclair, J. R., Goryoka, G. W., Salyer, S. J., & Barton Behravesh, C. (2022). A generalizable one health framework for the control of zoonotic diseases. Scientific Reports, 12(1). https://doi.org/10.1038/s41598-022-12619-1

Guenin, M. J., De Nys, H. M., Peyre, M., Loire, E., Thongyuanid, S., Diallo, A., Zogbelemou, L., & Goutard, F. L. (2022). A participatory epidemiological and One Health approach to explore the community’s capacity to detect emerging zoonoses and surveillance network opportunities in the forest region of Guinea. PLoS Neglected Tropical Diseases, 16(7). https://doi.org/10.1371/JOURNAL.PNTD.0010462

Haldane, V., Chuah, F. L. H., Srivastava, A., Singh, S. R., Koh, G. C. H., Seng, C. K., & Legido-Quigley, H. (2019). Community participation in health services development, implementation, and evaluation: A systematic review of empowerment, health, community, and process outcomes. In PLoS ONE (Vol. 14, Number 5). Public Library of Science. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0216112

Leung, Y.-F., Spenceley, A., Hvenegaard, G., & Buckley, R. (2018). Tourism and visitor Management in protected area (Number 27). https://doi.org/https://doi.org/10.2305/IUCN.CH.2018.PAG.27.en

Panda, A., & Djohan, T. S. (2025). The orangutan habitat in Sebangau National Park , Indonesia : Twenty years of forest regrowth. Mires and Peat, 32, 1–24. https://doi.org/10.19189/001c.146208

Panda, A., Djohan, T. S., Artama, W. T., & Priyowidodo, D. (2021). Parasitic load and self-medication of Bornean Orangutan (Pongo pygmaeus ssp. wurmbii) in Sebangau National Park Central Kalimantan Indonesia. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 736, Number 1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/736/1/012055

Panda, A., Meididit, A., Simon, O., Artama, W. T., Priyowidodo, D., & Djohan, T. S. (2023). Orangutan (Pongo pygmaeus ssp. wurmbii) ranging pattern in Punggualas, Sebangau National Park, Central Kalimantan Indonesia: Ranging pattern of P.p. wurmbii in Punggualas, Sebangau National Park. BIOTROPIA, 30(3), 282–296. https://doi.org/10.11598/btb.2023.30.3.1901

Panda, A., Priyowidodo, D., Artama, W. T., Djohan, T. S., Daya, S., Di, A., Nasional, T., & Masyarakat, I. (2025). Assessing zoonotic potential: a study on community access to natural resources in Sebangau National Park, Indonesia. 12(2), 273–286. https://doi.org/10.59465/ijfr.2025.12.2.273-286

Pieracci, E. G., Hall, A. J., Gharpure, R., Haile, A., Walelign, E., Deressa, A., Bahiru, G., Kibebe, M., Walke, H., & Belay, E. (2016). Prioritizing zoonotic diseases in Ethiopia using a one health approach. One Health, 2, 131–135. https://doi.org/10.1016/j.onehlt.2016.09.001

Spenceley, A., Snyman, S., & Eagles, P. (2017). Guidelines for Tourism Partnerships and Concessions for Protected Areas. Report to the Secretariat of the Convention on Biological Diversity and IUCN., (October).

Wu, Y., Luo, L., Wang, Y., Chen, X., Mo, D., Xie, L., & Sun, A. (2023). Strengthened public awareness of one health to prevent zoonosis spillover to humans. Science of the Total Environment, 879. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2023.163200

one health

Published

2026-11-01

How to Cite

Panda, A., Lestarisa, T. ., Poerwadi, P. ., & Yosua, Y. (2026). Pelatihan dan Penguatan Kapasitas Masyarakat Desa Karuing dalam Penerapan Standar One Health pada Ekowisata Sehat: Training and Capacity Building for the Karuing Village Tourism Hub in the Implementation of One Health Standards in Healthy Ecotourism. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 5(2), 828–835. https://doi.org/10.56303/jppmi.v5i2.1648

Issue

Section

Articles