Peningkatan Literasi Kehidupan dan Kesehatan Siswa SMP melalui Program Edukasi Berbasis Iman dan Sains

Enhancing Students’ Life and Health Literacy through a Faith- and Science-Based Community Education Program

https://doi.org/10.56303/jppmi.v5i2.1592

Authors

  • Maria Magdalena Wahyuni Inderawati Program Studi Magister Teknik Mesin, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, Indonesia
  • Ronald Sukwadi Program Studi Program Profesi Insinyur, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, Indonesia
  • Kristiana Stefani Prima Dias Program Studi Teknik Industri, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, Indonesia
  • Riana Magdalena Silitonga Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
  • Indah Munica Sari Program Studi Teknik Industri, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, Indonesia
  • Louis Anthony Leonardi Program Studi Teknik Industri, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, Indonesia
  • Darren Wihardja Program Studi Teknik Industri, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, Indonesia
  • Jessica Winoto Siloam Hospitals Agora, Jakarta, Indonesia

Keywords:

Literasi Kehidupan, Literasi Kesehatan, Edukasi Berbasis Iman dan Sains, Pembelajaran Berbasis Pengalaman, Pengabdian kepada Masyarakat

Abstract

Remaja semakin sering menghadapi tantangan dalam memahami dan mengevaluasi informasi terkait kesehatan di tengah pesatnya perkembangan media digital dan sumber-sumber informasi. Program edukasi masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kehidupan dan kesehatan siswa sekolah menengah pertama melalui pendekatan pembelajaran terpadu berbasis iman dan sains. Kegiatan dilaksanakan melalui program edukatif di museum anatomi yang memadukan penyampaian materi, observasi langsung spesimen anatomi, diskusi interaktif, serta refleksi mengenai nilai kehidupan manusia. Sebanyak 78 siswa mengikuti kegiatan dan mengerjakan penilaian sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Dengan menggunakan metode analisis deskriptif persentase, hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep kehidupan dan kesehatan, dengan nilai rata-rata meningkat dari 75,5% sebelum kegiatan menjadi 86,6% setelah kegiatan. Siswa menunjukkan keterlibatan yang tinggi, terutama pada materi perkembangan manusia dan anatomi yang dipelajari melalui pengamatan langsung dan media visual. Kerberhasilan refleksi iman ditunjukkan melalui 80% siswa memberikan respon positif terkait kebesaran Tuhan akan ciptaan-Nya atas pertanyaan terbuka kuesioner post-test. Integrasi pengetahuan ilmiah dan refleksi berbasis iman mendorong apresiasi yang lebih mendalam terhadap martabat manusia dan pentingnya menjaga kesehatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman dalam lingkungan belajar yang autentik efektif untuk memperkuat literasi kehidupan dan kesehatan siswa. Program edukasi serupa direkomendasikan untuk diterapkan secara lebih luas guna mendukung perkembangan remaja yang holistik dan pengalaman belajar yang bermakna.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arroyo, N., Quizás, C., Rubilar-Cuevas, J., & Salinas, P. (2025). Effect of formative feedback on human anatomy learning: A mixed-methods study on student perceptions and academic performance. Frontiers in Education, 10, Article 1471254. https://doi.org/10.3389/feduc.2025.1471254

Cárdenas, V. (2025). From the blackboard to the museum: Experiences with a mixed methodology in the teaching of anatomy for nutrition students. Journal of Health Care Education in Practice, 7(2), 169–179. https://doi.org/10.25430/pupj-jhcep-2025-2-19

Chatterjee, S., & Prakasha, G. S. (2025). Museum visit as an academic engagement activity: Teachers’ perspective. Journal of Education and Learning, 19(3), 1583–1589. https://doi.org/10.11591/edulearn.v19i3.22686

Debella, A., Tamire, A., Bogale, K., Berhanu, B., Mohammed, H., Deressa, A., Gamachu, M., Lami, M., Abdisa, L., Getachew, T., Hailu, S., Eyeberu, A., Heluf, H., Legesse, H., Mehadi, A., Husen Dilbo, J., Angassa Wkuma, L., & Birhanu, A. (2024). Sexual and reproductive health literacy and its associated factors among adolescents in Harar town public high schools, Harari, Ethiopia, 2023: A multicenter cross-sectional study. Frontiers in Reproductive Health, 6, Article 1358884. https://doi.org/10.3389/frph.2024.1358884

Ifenatuora, G. P., Awoyemi, O., & Atobatele, F. A. (2021). Systematic review of faith-integrated approaches to educational engagement in African public schools. Iconic Research and Engineering Journals, 4(11), 441-7.

Inderawati, M. M. W., Sukwadi, R., Silalahi, A., Silitonga, R. M., Sari, I. M., Santoso, H. B. A., & Candra, S. (2026). Edukasi Literasi Kesehatan Reproduksi Bagi Orang Muda Katolik dan Ibu Sebagai Pendamping. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 8(1). https://doi.org/10.51933/jpma.v8i1.2494

Kelecha, Y. T., Mehammud, B. M., Goda, H. S., & Toma, T. M. (2024). Reproductive and sexual health literacy and associated factors among late-adolescent high school students in Arba Minch and Sawla towns, Southern Ethiopia, 2023: a cross-sectional study. BMJ Open, 14(8), e086034. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2024-086034

Lee, H., Kang, D. Y., Kim, M. J., & Martin, S. N. (2023). Navigating into the future of science museum education: Focus on educators’ adaptation during COVID-19. Cultural Studies of Science Education, 18(3), 647–667. https://doi.org/10.1007/s11422-022-10142-3

Liu, Q., Chen, Q., & Luo, H. (2024). Using museum to promote learning for K-12 students: A systematic literature review from 2003 to 2023. In 2024 International Symposium on Educational Technology (ISET) (pp. 386-391). IEEE.

Mancone, S., Corrado, S., Tosti, B., Spica, G., & Diotaiuti, P. (2024). Integrating digital and interactive approaches in adolescent health literacy: a comprehensive review. Frontiers in Public Health, 12, 1387874. https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1387874

Mehta, M., & Giunchiglia, F. (2025). Understanding Gen Alpha’s digital language: Evaluation of LLM safety systems for content moderation. In Proceedings of the 2025 ACM Conference on Fairness, Accountability, and Transparency (pp. 2863–2873). ACM. https://doi.org/10.1145/3715275.3732164

Ningsih, T., Purnomo, S., Muflihah, M., & Wijayanti, D. (2022). Integration of science and religion in value education. IJORER: International Journal of Recent Educational Research, 3(5), 569-583.

Sharma, B., Alhazmi, A., Nasir, N., & Bridget, B. (2026). Innovative learning in anatomy education: Assessing the impact of low-cost 3d deep learning anatomical models in museum-based instruction. Journal of Surgical Education, 83(1), 103748.

Wardiati, W., Septiani, R., Agustina, A., Ariscasari, P., Arlianti, N., & Mairani, T. (2023). Reproductive health literacy of adolescents at public Islamic school: A cross-sectional study in Indonesia. Al-Sihah: The Public Health Science Journal, 15(1), 12–22. https://doi.org/10.24252/al-sihah.v15i1.33133

literasi kehidupan

Published

2026-11-01

How to Cite

Inderawati, M. M. W. ., Sukwadi, R., Dias, K. S. P. ., Silitonga, R. M., Sari, I. M., Leonardi, L. A. ., Wihardja, D. ., & Winoto, J. (2026). Peningkatan Literasi Kehidupan dan Kesehatan Siswa SMP melalui Program Edukasi Berbasis Iman dan Sains: Enhancing Students’ Life and Health Literacy through a Faith- and Science-Based Community Education Program. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 5(2), 615–623. https://doi.org/10.56303/jppmi.v5i2.1592

Issue

Section

Articles