Pendekatan Partisipatif dalam Rehabilitasi Mangrove untuk Mitigasi Abrasi Pantai Berbasis Masyarakat Desa Sidodadi, Pesawaran

A Participatory Approach in Mangrove Rehabilitation for Community-Based Coastal Erosion Mitigation in Sidodadi Village, Pesawaran

https://doi.org/10.56303/jppmi.v5i2.1476

Authors

  • Nirmawana Simarmata Teknik Geomatika, Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Zulfikar Adlan Nadzir Teknik Geomatika, Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Ratna Mustika Sari Teknik Geomatika, Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Misfallah Nurhayati Teknik Geomatika, Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Muhammad Ario Eko Rahadianto Teknik Geomatika, Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Lea Kristi Agustina Teknik Geomatika, Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Agel Vidian Krama Teknik Geomatika, Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Nurul Qamilah Teknik Geomatika, Institut Teknologi Sumatera, Indonesia

Keywords:

Mangrove, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi pesisir, mitigasi abrasi, Pokdarwis

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam melindungi wilayah pesisir dari abrasi, menjaga stabilitas sedimen, serta mendukung keberlanjutan sosial-ekonomi masyarakat pesisir. Namun, kawasan pesisir Cukunyinyi, Desa Sidodadi, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, masih menghadapi permasalahan degradasi mangrove akibat aktivitas antropogenik dan dinamika lingkungan pesisir. Selain itu, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai mitra kegiatan memiliki keterbatasan dalam kapasitas teknis rehabilitasi mangrove, pemantauan pasca-penanaman, serta belum optimalnya kelembagaan masyarakat yang berperan dalam pemeliharaan mangrove secara berkelanjutan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan keberhasilan rehabilitasi mangrove melalui pendekatan partisipatif dan pemberdayaan masyarakat lokal. Metode yang digunakan meliputi identifikasi lahan kritis secara partisipatif, pelatihan rehabilitasi mangrove, penanaman berbasis zonasi ekologis, pembentukan kelompok masyarakat peduli mangrove, serta monitoring dan evaluasi. Evaluasi program dilakukan melalui observasi lapangan dan diskusi evaluatif bersama anggota Pokdarwis dan masyarakat untuk menilai tingkat pemahaman, partisipasi, serta keberlanjutan kegiatan rehabilitasi mangrove. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 30 masyarakat dan anggota Pokdarwis terlibat aktif dalam program rehabilitasi. Sebanyak 150 bibit mangrove berhasil ditanam pada area seluas 50 m2, dengan tingkat keberhasilan hidup mencapai 70 % pada periode monitoring awal selama 3 bulan. Hasil diskusi evaluatif menunjukkan adanya indikasi peningkatan pemahaman masyarakat mengenai fungsi ekologis mangrove, teknik penanaman yang sesuai, serta pentingnya pemeliharaan pasca-penanaman. Selain meningkatkan kapasitas teknis dan kesadaran masyarakat terhadap fungsi ekologis mangrove, program ini juga memperkuat kelembagaan lokal dalam pengelolaan pesisir berbasis masyarakat. Pendekatan rehabilitasi mangrove berbasis pemberdayaan masyarakat ini terbukti mendukung upaya konservasi pesisir secara berkelanjutan dan berpotensi direplikasi pada wilayah lain dengan karakteristik permasalahan yang serupa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisah, N., & Wahyuni, L. (2020). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Ekowisata Hutan Mangrove Di Kampung Rawa Mekar Jaya. Share : Social Work Journal, 10(1), 73. https://doi.org/10.24198/share.v10i1.25287

Alfandi, D., Qurniati, R., & Febryano, I. G. (2019). Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Mangrove (Community Participation in Mangrove Management). Jurnal Sylva Lestari, 7(1), 30–41. https://doi.org/10.23960/jsl1730-41

Alongi, D. M. (2008). Mangrove forests: Resilience, protection from tsunamis, and responses to global climate change. Estuarine, Coastal and Shelf Science, 76(1), 1–13. https://doi.org/10.1016/j.ecss.2007.08.024

Atmojo, A. T., Welly, T. K., Simbolon, K., & Nadzir, Z. A. (2021). Studi Perubahan Garis Pantai Pesisir Kota Bandar Lampung Menggunakan Data Penginderaan Jauh. Journal of Science, Technology, and Visual Culture, 1(3), Article 3.

Barbier, E. B., Hacker, S. D., Kennedy, C., Koch, E. W., Stier, A. C., & Silliman, B. R. (2011). The value of estuarine and coastal ecosystem services. Ecological Monographs, 81(2), 169–193. https://doi.org/10.1890/10-1510.1

Datta, D., Chattopadhyay, R. N., & Guha, P. (2012). Community based mangrove management: A review on status and sustainability. Journal of Environmental Management, 107, 84–95. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2012.04.013

Donato, D. C., Kauffman, J. B., Murdiyarso, D., Kurnianto, S., Stidham, M., & Kanninen, M. (2011). Mangroves among the most carbon-rich forests in the tropics. Nature Geoscience, 4(5), 293–297. https://doi.org/10.1038/ngeo1123

Friess, D. A., Rogers, K., Lovelock, C. E., Krauss, K. W., Hamilton, S. E., Lee, S. Y., Lucas, R., Primavera, J., Rajkaran, A., & Shi, S. (2019). The State of the World’s Mangrove Forests: Past, Present, and Future. Annual Review of Environment and Resources, 44(1), 89–115. https://doi.org/10.1146/annurev-environ-101718-033302

Gedan, K. B., Kirwan, M. L., Wolanski, E., Barbier, E. B., & Silliman, B. R. (2011). The present and future role of coastal wetland vegetation in protecting shorelines: Answering recent challenges to the paradigm. Climatic Change, 106(1), 7–29. https://doi.org/10.1007/s10584-010-0003-7

Giri, C., Ochieng, E., Tieszen, L. L., Zhu, Z., Singh, A., Loveland, T., Masek, J., & Duke, N. (2011). Status and distribution of mangrove forests of the world using earth observation satellite data. Global Ecology and Biogeography, 20(1), 154–159. https://doi.org/10.1111/j.1466-8238.2010.00584.x

Haqiqi, F. U. A., & Widyastuty, S. A. (2023). Tingkat Pemahaman Dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Keberadaan Hutan Mangrove Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Abrasi. WAKTU, 21(01). https://doi.org/10.36456/waktu.v21i01.792

Haris, R. B. K., Pramesthy, T. D., Arkham, M. N., Kelana, P. P., & Djunaedi, D. D. (2022). Kajian Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Mangrove Di Kota Dumai. Aurelia Journal, 4(2), 279. https://doi.org/10.15578/aj.v4i2.12452

Kathiresan, K., & Bingham, B. L. (2001). Biology of mangroves and mangrove Ecosystems. Dalam Advances in Marine Biology (Vol. 40, hlm. 81–251). Elsevier. https://doi.org/10.1016/S0065-2881(01)40003-4

Krauss, K. W., McKee, K. L., Lovelock, C. E., Cahoon, D. R., Saintilan, N., Reef, R., & Chen, L. (2014). How mangrove forests adjust to rising sea level. New Phytologist, 202(1), 19–34. https://doi.org/10.1111/nph.12605

Lewis, R. R. (2005). Ecological engineering for successful management and restoration of mangrove forests. Ecological Engineering, 24(4), 403–418. https://doi.org/10.1016/j.ecoleng.2004.10.003

Menéndez, P., Losada, I. J., Beck, M. W., Torres-Ortega, S., Espejo, A., Narayan, S., Díaz-Simal, P., & Lange, G.-M. (2018). Valuing the protection services of mangroves at national scale: The Philippines. Ecosystem Services, 34, 24–36. https://doi.org/10.1016/j.ecoser.2018.09.005

Primavera, J. H., & Esteban, J. M. A. (2008). A review of mangrove rehabilitation in the Philippines: Successes, failures and future prospects. Wetlands Ecology and Management, 16(5), 345–358. https://doi.org/10.1007/s11273-008-9101-y

Rahman, B., Zalni, A., Vadila, A., Kamal, E., Razak, A., Prarikelan, W., & Ridha, Mhd. (2025). Mangrove dan Abrasi Pantai Kota Padang. Journal of Innovative and Creativity, 5(3), 30439–30442. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.4742

Richards, D. R., & Friess, D. A. (2016). Rates and drivers of mangrove deforestation in Southeast Asia, 2000–2012. Proceedings of the National Academy of Sciences, 113(2), 344–349. https://doi.org/10.1073/pnas.1510272113

Ruzanna, A., Syahrial Syahrial, Latifah Latifah, Suhartin Suhartin, & Ananta Wira. (2025). Rehabilitasi Mangrove sebagai Upaya Mitigasi terhadap Abrasi Pantai Puuk, Aceh Utara. Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 29–33. https://doi.org/10.62951/inovasisosial.v2i1.1135

Sandilyan, S., & Kathiresan, K. (2012). Mangrove conservation: A global perspective. Biodiversity and Conservation, 21(14), 3523–3542. https://doi.org/10.1007/s10531-012-0388-x

Sari, N. A., Hasibuan, M. M., Pangestu, A. Y., & Anita, V. P. D. (2025). Estimasi Stok Blue Carbon Hutan Mangrove Cuku Nyinyi sebagai Aksi dalam Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Jurnal Biologi Indonesia, 21(2), 171–180. https://doi.org/10.47349/jbi/21022025/171

Simarmata, N., Nadzir, Z. A., & Sari, D. N. (2023). Analisis Perubahan Garis Pantai menggunakan Metode Sentinel-1 Dual-Polarized Water Index (SDWI) berbasis Data Multitemporal pada Google Earth Engine. Geomatika, 29(2), 107–120.

mangrove

Published

2026-11-01

How to Cite

Simarmata, N. ., Nadzir, Z. A., Sari, R. M., Nurhayati, M., Rahadianto, M. A. E., Agustina, L. K., Krama, A. V., & Qamilah, N. (2026). Pendekatan Partisipatif dalam Rehabilitasi Mangrove untuk Mitigasi Abrasi Pantai Berbasis Masyarakat Desa Sidodadi, Pesawaran: A Participatory Approach in Mangrove Rehabilitation for Community-Based Coastal Erosion Mitigation in Sidodadi Village, Pesawaran . Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 5(2), 1013–1023. https://doi.org/10.56303/jppmi.v5i2.1476

Issue

Section

Articles