Implementasi Aplikasi Smart Dzikir Berbasis Mobile untuk Mendukung Pembelajaran Spiritual Anak Berkebutuhan Khusus di Yayasan Cahaya Ibnu Ismail Istimewa Batam
Implementation of the Mobile-Based Smart Dzikir Application to Support Spiritual Learning for Children with Special Needs at Cahaya Ibnu Ismail Istimewa Foundation, Batam
Keywords:
Anak Berkebutuhan Khusus, Mobile Learning, Pembelajaran Spiritual, Smart Dzikir, Teknologi PendidikanAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan aplikasi Smart Dzikir berbasis mobile sebagai media pembelajaran spiritual bagi anak berkebutuhan khusus di Yayasan Cahaya Ibnu Ismail Istimewa Batam. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah proses pembelajaran dzikir yang masih dilakukan secara konvensional sehingga anak mengalami kesulitan dalam memahami dan menghafal bacaan dzikir secara mandiri, serta guru dan orang tua mengalami kendala dalam memantau perkembangan hafalan anak. Kegiatan ini melibatkan 8 guru, 15 orang tua, dan 20 anak berkebutuhan khusus. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan, pengembangan aplikasi, sosialisasi, pelatihan penggunaan aplikasi, implementasi, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pretest-posttest berbasis skala Likert untuk guru dan orang tua serta lembar observasi untuk menilai perkembangan anak selama implementasi program. Aplikasi Smart Dzikir dikembangkan dengan fitur audio dzikir, visual interaktif, pengulangan bacaan, dan setor dzikir digital. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pemahaman guru dan orang tua terhadap penggunaan media digital meningkat dari 42% menjadi 88%, sedangkan kemampuan penggunaan aplikasi meningkat dari 35% menjadi 90%. Pada kelompok anak, fokus belajar meningkat dari 45% menjadi 82%, kemampuan menghafal dzikir meningkat dari 40% menjadi 80%, dan keterlibatan dalam pembelajaran meningkat dari 50% menjadi 90%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa aplikasi Smart Dzikir dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran spiritual yang mendukung proses pendampingan guru dan orang tua dalam pendidikan anak berkebutuhan khusus. Pengembangan selanjutnya diarahkan pada integrasi fitur pengenalan suara dan gamifikasi pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan penggunaan aplikasi.
Downloads
References
Aini, S. D., Jannah, U. R., Ubaidi, U., Maulidia, S. N., & Laily, N. (2025). Inovasi teknologi digital pada program pendidikan individual untuk meningkatkan interaksi sosial siswa berkebutuhan khusus. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 922–940. https://doi.org/10.53299/bajpm.v5i3.2638
Alamin, Z., Missouri, R., & Lukman, L. (2022). Pemanfaatan teknologi informasi dalam pengembangan materi pendidikan agama Islam: Tinjauan aplikasi interaktif Al-Qur'an digital. TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan, 6(2), 296–306. https://doi.org/10.52266/tadjid.v6i2.1202
Engel, D., & Salma, N. Z. (2024). Tinjauan literatur: Manfaat dzikir dalam regulasi emosi. AN NAJAH: Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan, 3(4), 289–301.
Hidayat, W., Tuasikal, A. R. S., & Siantoro, G. (2024). Pembelajaran jasmani yang inovatif melalui mobile learning terhadap peserta didik di era industri 5.0. Jurnal Global Ilmiah, 2(10), 703–714.
Indah, P. M., Wilujeng, R., Sekarningrum, N., Rahmadhani, M., & Aini, D. N. (2026). Pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pembelajaran inklusif bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2), 204–214.
Inayah, Y., & Prasetyo, T. (2025). Meningkatkan kualitas belajar melalui teknologi sebagai media pembelajaran untuk anak yang berkebutuhan khusus. MUDIR (Jurnal Manajemen Pendidikan), 7(1), 67–75. https://doi.org/10.55352/mudir
Karimullah, S. S., Kurniyadi, K., Mahrus, M., Amin, M., Supriyadi, S., & Munawwarah, U. D. (2022). Strengthening spiritual education based on the Qur'ān in building character in the digital age. Devotion Journal, 3(14), 2785–2794.
Laili, M. A. (2025). Strategi guru pendamping khusus dalam menumbuhkan kemandirian ibadah sholat fardhu pada anak berkebutuhan khusus dengan hambatan intelektual. Jurnal Kependidikan dan Keagamaan, 9(1), 18–29.
Marbun, E. M., Silaban, L. N. I. P., Hasugian, E. L., & Turnip, H. (2023). Media pembelajaran adaptif bagi anak berkebutuhan khusus dalam administrasi pendidikan. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(1), 47–63.
Rustandar, A., & Widinarsih, D. (2023). Metode dan media pembelajaran untuk pendidikan inklusi bagi penyandang autis di Indonesia. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, 7(1), 38–56. https://doi.org/10.24036/jpkk.v7i1.743
Al-Azawei, A., Serenelli, F., & Lundqvist, K. (2016). Universal Design for Learning (UDL): A content analysis of peer reviewed journal papers from 2012 to 2015. Journal of the Scholarship of Teaching and Learning, 16(3), 39–56. https://doi.org/10.14434/josotl.v16i3.19295
Crompton, H., & Burke, D. (2018). The use of mobile learning in higher education: A systematic review. Computers & Education, 123, 53–64. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2018.04.007
Sung, Y. T., Chang, K. E., & Liu, T. C. (2016). The effects of integrating mobile devices with teaching and learning on students' learning performance: A meta-analysis and research synthesis. Computers & Education, 94, 252–275. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2015.11.008
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Deosa Putra Caniago, Yopy Mardiansyah, Andrian Syah, Mhd Adi Setiawan Aritonang, Luki Hernando, M Abrar Masril, Joni Eka Candra, Zainul Munir, Risma Musliani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.