Peningkatan Kesejahteraan Holistik dan Kesiapan Menghadapi Kematian pada Lansia melalui Pendekatan Bio-Psiko-Sosio-Spiritual

Enhancing Holistic Well Being and End of Life Readiness in the Elderly Through a Bio-Psycho-Socio-Spiritual Approach

https://doi.org/10.56303/jppmi.v5i2.1372

Authors

  • Elis Hartati Department of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  • Dina Valentera Department of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  • Diyan Yuli Wijayanti Department of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  • Sri Padma Sari Department of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  • Luky Dwiantoro Department of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  • Sarah Ulliya Department of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  • Muhammad Rofi’i Department of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  • Madya Sulisno Department of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia

Keywords:

Bio-Psiko-Sosio-Spiritual, Lansia, Makna Hidup, Kesiapan Kematian, Kesehatan Holistik

Abstract

Lansia di wilayah perkotaan menghadapi permasalahan kesehatan yang kompleks, mencakup dimensi fisik, psikologis, sosial, dan spiritual, yang memerlukan pendekatan holistik dan terpadu. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan dan kemandirian lansia di RW 02 Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, dalam menjaga kesehatan bio-psiko-sosio-spiritual serta mempersiapkan diri menghadapi akhir kehidupan secara bermartabat. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap: Tahap I (Mei 2025) meliputi analisis situasi, skrining kesehatan fisik (tekanan darah, gula darah, nyeri sendi), skrining psikologis (tingkat kesepian, stres, dan depresi), serta skrining makna hidup dan kesiapan menghadapi kematian; Tahap II (September 2025) berfokus pada edukasi kelompok terstruktur. Peserta berjumlah 48 lansia yang hadir di balai pertemuan RW 02. Materi edukasi mencakup: kesehatan jiwa dan deteksi dini depresi pada lansia; terapi non-farmakologis berupa senam lima jari dan manajemen nyeri sendi; dukungan sosial; serta skrining makna hidup dan perencanaan akhir kehidupan (end-of-life planning). Evaluasi dilakukan dengan metode pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan pada seluruh domain: skor penyebab nyeri sendi meningkat dari 25% menjadi 68,8%; skor tanda depresi dan dukungan sosial meningkat dari 29,2% menjadi 68,8%; dan skor kesiapan menghadapi kematian meningkat dari 93,8% menjadi 100%. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran lansia terhadap pentingnya keseimbangan kesehatan holistik dalam kehidupan sehari-hari. Disarankan agar program serupa dilanjutkan secara berkelanjutan dengan pelibatan aktif kader dan keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bannepadang, C., Mendila, E. T., & Belsem, R. (2023). Hubungan Nyeri Sendi Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia Di Posyandu Lilikira Lembang Lilikira Kecamatan Nanggala Kabupaten Toraja Utara Tahun 2023. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 8(1), 89-100. https://doi.org/10.56437/jikp.v8i1.140

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Penduduk Lanjut Usia 2023. Bps-Statistics Indonesia.

Chung, Roger Yat-Nork et al. “Examining the Gaps and Issues of End-of-Life Care among Older Population through the Lens of Socioecological Model-A Multi-Method Qualitative Study of Hong Kong.” International journal of environmental research and public health vol. 17,14 5072. 14 Jul. 2020, doi:10.3390/ijerph17145072.

Hanson, Stine et al. “What Matters at the End of Life: A Qualitative Study of Older Peoples Perspectives in Southern Denmark.” Gerontology & geriatric medicine vol. 5 2333721419830198. 19 Feb. 2019, doi:10.1177/2333721419830198

Hapsari, S., & Ratriana, Y. E. K. (2022). Hubungan Antara Psychological Well Being Dan Kesepian Pada Lansia Di Desa Ringinawe Kota Salatiga. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 13(2).

Jennifer, I., Mak, S., Upshur, R., Steinberg, L., & Kuluski, K. (2019). "Whatever happens, happens" challenges of end-of-life communication from the perspective of older adults and family caregivers: a Qualitative study. BMC palliative care, 18(1), 113. https://doi.org/10.1186/s12904-019-0493-7.

Jiao, N. X., & Hussin, N. A. M. (2020). End-Of-Life Communication Among Chinese Elderly In A Malaysian Nursing Home. Journal Of Patient Experience, 7(1), 62–70. Https://Doi.Org/10.1177/2374373518809004

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2022. Kemenkes Ri.

Kusumawati, Y., Prasetyo, D. A., & Rahayu, S. (2021). Prevalensi Dan Faktor Risiko Depresi Pada Lansia Di Komunitas Perkotaan Indonesia: Tinjauan Sistematis. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(2), 112–121. Https://Doi.Org/10.26714/Jkmi.16.2.2021

Malo, M., & Kurniyanti, M. A. (2021). Penurunan Nyeri Pada Lansia Dengan Artritis Reumatoid. 2(3), 179–184.

Morin, L., Johnell, K., Van Den Block, L., & Aubry, R. (2016). Discussing end-of-life issues in nursing homes: a nationwide study in France. Age and ageing, 45(3), 395–402. https://doi.org/10.1093/ageing/afw046

Ningsih, R. W., & Setyowati, S. (2020). Hubungan Tingkat Kesepian Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia Di Posyandu Lansia Dusun Karet Yogyakarta. Jurnal Keperawatan, 12(2), 80–87.

Oktarina, R., & Agustiani, S. (2024). Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Lansia Di Panti Bhakti Kasih Siti Anna Dan Rumah Kasih Emaus Kota Pangkalpinang Tahun 2024 . Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(4), 11039–11049. https://doi.org/10.31004/jkt.v5i4.33723.

Pun, J., Chow, J. C. H., Fok, L., & Cheung, K. M. (2023). Role Of Patients’ Family Members In End-Of-Life Communication: An Integrative Review. Bmj Open, 13(2), 1–12. Https://Doi.Org/10.1136/Bmjopen-2022-067304

Pun, J. K. H., Chan, E. A., & Murray, K. A. (2023). End-Of-Life Communication With Families Of Older Adults: A Systematic Review And Meta-Synthesis. Patient Education And Counseling, 110, 107636. Https://Doi.Org/10.1016/J.Pec.2023.107636

Supriani, A., Kiftiyah, & Rosydah, N. N. (2021). Analisis Domain Kualitas Hidup Lansia Dalam Kesehatan Fisik Dan Psikologis. Journals of Ners Community, 12(1), 59–67. https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v12i1.1308.

Setiawan, A., Nugraha, P., & Ariyanti, R. (2022). Kualitas Hidup Lansia Berdasarkan Domain Whoqol-Bref Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Semarang. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 6(1), 1–9. Https://Doi.Org/10.7454/Epidkes.V6i1.4812

Wulandari, A., Hasanah, U., & Fitriani, D. (2022). Efektivitas Edukasi Kesehatan Berbasis Komunitas Terhadap Pengetahuan Dan Kemandirian Lansia Dalam Perawatan Diri. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(1), 1–10. Https://Doi.Org/10.7454/Jki.V25i1.1487

World Health Organization. (2022). Ageing And Health: Key Facts. Who. Https://Www.Who.Int/News-Room/Fact-Sheets/Detail/Ageing-And-Health

Yennurajalingam, S., & Bruera, E. (2021). Palliative Care For Older Adults: A Practical Guide. Springer. Https://Doi.Org/10.1007/978-3-030-56427-5

bio holistik

Published

2026-11-01

How to Cite

Hartati, E. ., Valentera, D. ., Wijayanti, D. Y. ., Sari, S. P. ., Dwiantoro, L. ., Ulliya, S. ., Rofi’i, M. ., & Sulisno, M. . (2026). Peningkatan Kesejahteraan Holistik dan Kesiapan Menghadapi Kematian pada Lansia melalui Pendekatan Bio-Psiko-Sosio-Spiritual: Enhancing Holistic Well Being and End of Life Readiness in the Elderly Through a Bio-Psycho-Socio-Spiritual Approach. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 5(2), 544–551. https://doi.org/10.56303/jppmi.v5i2.1372

Issue

Section

Articles