Peningkatan Kompetensi Guru PAUD Dalam Pengolahan Data Antropometri Anak Berbasis Z-Score Di PKG Kartini, Kecamatan Langke Rembong

Improving Early Childhood Teachers’ Competence in Processing Child Anthropometry Data Using WHO Z-Score Standards

https://doi.org/10.56303/jppmi.v5i1.1290

Authors

  • Gery Adam Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Indonesia
  • Stefanus Divan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Indonesia
  • Emilia Gracia Mega Taran Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Indonesia

Keywords:

Guru PAUD, Antropometri, Z-Score, Pelatihan, Status Gizi

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kompetensi guru PAUD dalam mengolah dan menafsirkan data antropometri anak secara akurat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam pengukuran, pengolahan, dan interpretasi data antropometri anak menggunakan rumus Z-Score berdasarkan Standar Pertumbuhan Anak WHO. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan terstruktur yang mengintegrasikan teori dan praktik, pelatihan pengolahan data untuk indeks BB/U, TB/U, BB/TB (BB/PB), dan IMT/U, serta pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui desain pretest–posttest dan lembar observasi keterampilan. Sasaran kegiatan adalah 30 guru PAUD dari 15 satuan pendidikan di Pusat Kegiatan Gugus (PKG) Kartini Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan efektif meningkatkan kompetensi guru. Proporsi peserta dengan kategori kompetensi tinggi meningkat dari 19% menjadi 90%, sedangkan kategori rendah menurun dari 81% menjadi 10%. Peningkatan juga terjadi pada pemahaman konsep (55% menjadi 100%), keterampilan pengukuran (60% menjadi 93%), serta pengolahan data BB/U dan TB/U (0% menjadi 90%), BB/TB (0% menjadi 87%), dan IMT/U (0% menjadi 80%). Pelatihan berbasis praktik terbukti efektif meningkatkan kemampuan guru serta menurunkan potensi salah klasifikasi. Kegiatan lanjutan direkomendasikan melalui supervisi berkala, media bantu, dan penguatan jejaring rujukan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ariati, N. N., Wiardani, N. K., Kusumajaya, A. A. N., Juniarsana, I. W., Suriani, N. L., Suarni, N. M. R., & Ermayanti, N. G. A. M. (2022). Implementation of PAUD Childrens Nutrition Anthropometry Pocket Book: Improving Teachers Ability to Assess Childrens Nutritional Status in Bali Province. Eastern Journal of Agricultural and Biological Sciences, 2(3), 8–13. https://doi.org/10.53906/ejabs.v2i3.105

Bahauddin, M. A., Utama, D. K. A., & Hakim, A. A. (2023). Cross Sectional Study of Child Anthropometry Lowland 7-12 Years Old. Journal Of Education And Sport Science, 4(1), 1–10.

Latifah, H. I., Suyatno, S., & Asna, A. F. (2024). Factors of Child Growth Failure Based on the Composite Index of Anthropometric Failure in West Sulawesi Province: Faktor Gagal Tumbuh pada Anak Berdasarkan Composite Index of Anthropometric Failure di Provinsi Sulawesi Barat. Amerta Nutrition, 8(1SP), 1–8. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i1SP.2024.1-8

Mardiati, M., Maulina, F., & Sayuti, M. (2020). Hubungan Interpretasi Who (World Health Organization) Antropometri Z-Score Dan Infeksi Kecacingan Pada Anak Usia 36 – 60 Bulan Di Kota Lhokseumawe. AVERROUS: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Malikussaleh, 6(2), 44. https://doi.org/10.29103/averrous.v6i2.3325

Prasetyo, T. J., Sulistyaning, A. R., Widiyawati, I., & Khoiriani, I. N. (2025). Pelatihan Pengukuran Antropometri dan Edukasi Porsi Gizi Seimbang pada Kader Posyandu di Desa Lokus Stunting Sumbang Kabupaten Banyumas. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 4(1), 137–144. https://doi.org/10.56303/jppmi.v4i1.436

Putri, D. A., Suyatno, S., & Fatimah, S. (2024). Posyandu Service Utilization as a Dominant Risk Factor for Under-Five Faltering Growth in the Area of Pringsurat Community Health Center: Pemanfaatan Pelayanan Posyandu sebagai Faktor Risiko Dominan Kejadian Gagal Tumbuh pada Balita di Wilayah Puskesmas Pringsurat. Amerta Nutrition, 8(3SP), 248–258. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i3SP.2024.248-258

Rahmatika, Q. T., Widjayanti, Y., & Masfi, A. (2024). Pelatihan Pengukuran Antropometri Balita pada Kader Posyandu di Desa Wonorejo. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 6(2), 211–217. https://doi.org/10.36565/jak.v6i2.658

Suyatno, S., Kartasurya, M. I., & Susanto, H. S. (2024). Tiered Training Model to Improve the Skills of Posyandu Cadres in Measuring Child Anthropometry in Demak Regency, Indonesia: Model Pelatihan Berjenjang untuk Meningkatkan Kemampuan Kader Posyandu dalam Mengukur Antropometri Anak di Kabupaten Demak, Indonesia. Amerta Nutrition, 8(1SP), 9–18. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i1SP.2024.9-18

Whendasmoro, R. G., & Joseph, J. (2022). Analisis Penerapan Normalisasi Data Dengan Menggunakan Z-Score Pada Kinerja Algoritma K-NN. JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), 9(4), 872. https://doi.org/10.30865/jurikom.v9i4.4526

Yunita Alastan, T. J., Djama Landutana, U., Astari Karambe, Y., & Marvina Hustasoit, R. (2023). Sitasi - Kendala Pengukuran Panjang Badan, Berat Badan, Dan Lingkar Lengan Atas Pada Balita Di Posyandu Sokon, Fatukoa. Media Tropika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 1–7.

Zetli, S., Fajrah, N., & Paramita, M. (2019). Perbandingan Data Antropometri Berdasarkan Suku Di Indonesia. Jurnal Rekayasa Sistem Industri, 5(1), 23–34. https://doi.org/10.33884/jrsi.v5i1.1390

jppmi

Published

2026-05-01

How to Cite

Adam, G., Divan, S. ., & Taran, E. G. M. . (2026). Peningkatan Kompetensi Guru PAUD Dalam Pengolahan Data Antropometri Anak Berbasis Z-Score Di PKG Kartini, Kecamatan Langke Rembong: Improving Early Childhood Teachers’ Competence in Processing Child Anthropometry Data Using WHO Z-Score Standards. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 5(1), 447–454. https://doi.org/10.56303/jppmi.v5i1.1290

Issue

Section

Articles